Friday, April 24, 2009

Maaf...

Handphone dalam genggamanku berbunyi. Ada sebuah pesan singkat. Mmm... dari seorang yg pernah aq kenal. Aq baca perlahan... mataku tertuju pada sebagian tulisan... "...aq minta maaf,aq janji ga ada orang sejahat aq lagi dalam hidupmu..."

Hmmm... "maaf". Hanya empat huruf dan semua orang pasti bisa dan mudah mengucapkannya. Ups,tp jangan salah... masih ada lho orang yg dengan anti nya bilang "maaf" meskipun dia bener2 salah. Tapi ada pula golongan orang2 yang dengan mudahnya minta maaf setelah berbuat salah, tp selalu mengulangi salahnya dan segera minta maaf lagi, begitu seterusnya. (Apa ga capek ya kl stiap saat minta maaf trs atas kesalahan yg sama?)

Ini nie yg pengen aq bahas, golongan orang2 yg ga pernah bisa belajar dari kesalahan dan mempertanggung jawabkan permintan maafnya. Jujur, dulu aq jg gitu. Egois dan ga bertanggung jawab atas kata "maaf"ku dlm setiap kesalahan yg aq buat. Tp seseorang telah mengajarkanku tentang sangat berartinya tanggung jawab atas kata "maaf" yang telah terucap. (Thanx God telah mempertemukan aq dengan nya) Banyak pelajaran positif yg aq dapat dari kata "maaf". Bagiku, "maaf" bukan sekedar kata. Artinya begitu dalam buat ku. Bahkan aq pernah butuh waktu berbulan2 untuk sebuah kata maaf. Meski aq pernah sulit untuk mendapatkan sebuah kata maaf, tapi aq buka orang yg sulit untuk memaafkan. Aq bukan tipe pendendam, bahkan sebesar apapun kesalahan orang terhadapku aq selalu memaafkannya sebelum orang itu meminta maaf padaku. Tapi.... aq pernah (dan sampe sekarang) tidak mau kenal lg (karna aq tidak mau membuka luka yg dia buat utk ku) dgn orang yg membuat kesalahan besar terhadapku, meski aq sebenarnya sudah memaafkannya. Mungkin orang lain mengira aq tidak akan pernah memaafkan orang tersebut, tp aq tidak pernah berusaha untuk membenci orang lain karna dia sudah menyakitiku. Tidak ada manusia yg sempurna, begitu jg tidak ada manusia yg tidak pernah berbuat salah. Tuhan saja Maha Pemaaf, apa kuasanya manusia sehingga tidak bisa memaafkan kesalahan sesama??

Kadang, kita tidak sadar bahwa ucapan kita menyakiti orang lain. Tapi aq tahu tidak ada kata terlambat untuk sebuah kata maaf terucap. Untuk semua orang yg (mungkin) pernah tersakiti dengan ucapanku atau tindakanku, dari hati yg paling dalam... "Aku minta maaf"

3 comments:

  1. Maaf yah aku ikutan komen hehehhe

    ReplyDelete
  2. @lamaJ
    halah... maaf meneh... iyo2 tak maafNe.hehe

    ReplyDelete
  3. hhmmmm,.....nek tiada maaf bagimu py?? wkwkwkwk

    ReplyDelete